Kamu memakai cushion (alas bedak cair dalam wadah kecil yang dipakai dengan puff) untuk makeup (riasan) harian? Kalau cushion-mu mencantumkan SPF di kemasannya, wajar kalau muncul pertanyaan: masih perlu sunscreen (tabir surya)? Dan seberapa sering puff (spons kecil untuk menepuk makeup) itu perlu dicuci?
Kabar baiknya, memakai cushion dengan aman tidak rumit. Ada tiga hal yang perlu kamu ingat: pakai sunscreen dulu sebelum cushion, tepuk cushion dengan lembut, dan jaga kebersihan puff serta wadahnya. Di artikel ini, kita bahas satu per satu dengan bahasa yang sederhana.
Jawaban singkatnya:
- SPF di makeup kemungkinan besar tidak cukup sebagai satu-satunya perlindungan matahari, karena kita biasanya memakainya jauh lebih tipis daripada saat produk diuji. Sumber: Cleveland Clinic, Should You Put Sunscreen on Before Makeup?
- Urutannya: cuci muka, pelembap, sunscreen, tunggu beberapa menit sampai sunscreen kering, baru cushion. Sumber: Cleveland Clinic.
- Saat di luar ruangan, pakai ulang sunscreen kira-kira setiap dua jam, dan segera setelah berenang atau berkeringat. Sumber: AAD, How to apply sunscreen. Tetap lakukan ini meskipun makeup-mu mengandung SPF. Sumber: AAD, Sunscreen FAQs.
- AAD (American Academy of Dermatology, organisasi dokter kulit di Amerika Serikat) tidak membahas puff cushion secara khusus dalam panduannya. Untuk spons makeup, AAD menyarankan membersihkannya setelah setiap pemakaian. Makeup yang berubah bau, warna, atau teksturnya sebaiknya dibuang. Sumber: AAD, When to toss your makeup and sunscreen.
Apa arti SPF dan PA di kemasan cushion?
SPF (sun protection factor, faktor perlindungan matahari) menunjukkan perlindungan dari sinar UVB, salah satu jenis sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UVB adalah sinar matahari yang menyebabkan kulit terbakar (sunburn). Sumber: Cleveland Clinic.
Jenis lainnya, sinar UVA, dapat membuat kulit menua lebih cepat, misalnya muncul kerutan dan noda. Sumber: AAD, Sunscreen FAQs. Selain SPF, kamu mungkin melihat tulisan PA dengan tanda plus, misalnya PA++ atau PA+++. PA adalah tingkat perlindungan dari sinar UVA. Sistem ini diperkenalkan oleh asosiasi industri kosmetik Jepang, dengan tingkat dari PA+ (rendah) sampai PA++++ (tinggi). Sumber: Ultraviolet Filters: Dissecting Current Facts and Myths (PMC).
Kalau sebuah produk disebut broad-spectrum (spektrum luas), artinya produk itu melindungi dari sinar UVA dan UVB sekaligus. Sumber: Cleveland Clinic.
Apakah SPF di cushion sudah cukup?
Menurut dokter kulit yang diwawancarai Cleveland Clinic, SPF di makeup kemungkinan besar tidak cukup untuk membatasi efek buruk sinar UV dari matahari. Bahkan, kamu mungkin hanya mendapat sekitar setengah dari perlindungan yang kamu kira. Sumber: Cleveland Clinic.
Alasannya ada di jumlah produk. Saat diuji, produk dioleskan dalam lapisan yang sangat tebal. Dalam pemakaian sehari-hari, kita tidak memakai makeup setebal itu. Sumber: Cleveland Clinic.
Untuk wajah, AAD menyarankan setidaknya 1 sendok teh sunscreen. Jumlahnya kira-kira sebanyak sunscreen yang menutupi panjang jari telunjuk dan jari tengah. Sumber: AAD, How to apply sunscreen. AAD juga mencatat bahwa banyak orang hanya memakai sekitar 20–50% dari jumlah sunscreen yang dibutuhkan untuk mendapat SPF sesuai label. Sumber: AAD, Sunscreen FAQs.
Jadi, anggap SPF di cushion sebagai lapisan tambahan, bukan pengganti sunscreen. Dokter kulit di Cleveland Clinic menyarankan memakai keduanya: sunscreen minimal SPF 30 dan makeup dengan SPF 30. Sumber: Cleveland Clinic.
Ingat juga leher, lengan, dan bagian kulit lain yang terkena matahari. Area itu biasanya tidak tertutup cushion, jadi tetap butuh sunscreen. Sumber: Cleveland Clinic.
Urutan pagi: sunscreen dulu, baru cushion
Sunscreen bekerja paling baik kalau dioleskan langsung ke kulit yang bersih. Karena itu, pakai sunscreen setelah mencuci muka dan memakai pelembap, tapi sebelum makeup. Sumber: Cleveland Clinic.
- Cuci muka.
- Pakai pelembap.
- Oleskan sunscreen dalam jumlah yang dianjurkan. Untuk wajah, AAD menyarankan setidaknya 1 sendok teh. Sumber: AAD.
- Tunggu beberapa menit sampai sunscreen kering dan meresap. Kalau makeup dipakai terlalu cepat, perlindungan dari sunscreen-mu bisa berkurang. Sumber: Cleveland Clinic.
- Baru pakai cushion.
Waktu tunggu ini berbeda dengan jeda sebelum keluar rumah. Kalau kamu akan keluar rumah, oleskan sunscreen sekitar 15 menit sebelum berangkat. Menurut AAD, kulit butuh waktu sekitar 15 menit untuk menyerap sunscreen. Kalau sunscreen baru dioleskan saat kamu sudah di bawah matahari, kulitmu belum terlindungi. Sumber: AAD, How to apply sunscreen.
Kalau kamu memakai serum atau produk lain, panduan urutan lengkapnya ada di artikel Serum Dulu atau Sunscreen Dulu?
Cara memakai cushion dengan lembut
Ikuti petunjuk di kemasan cushion-mu. Contohnya, ini petunjuk BANILA CO untuk Essence Skin Pink Cushion. Ambil produk secukupnya dengan puff bawaan. Lalu tepuk-tepuk perlahan ke seluruh wajah. Sumber: BANILA CO (situs resmi), Essence Skin Pink Cushion.
- Cuci tangan dan wajah dulu sebelum memakai makeup. Sumber: AAD.
- Tepuk, jangan digosok keras. Dokter kulit AAD menyarankan memakai makeup dengan sentuhan yang sangat ringan, supaya kulit tidak teriritasi. Sumber: AAD, I have acne! Is it okay to wear makeup?
- Tutup wadah dengan rapat setiap selesai dipakai. Sumber: AAD.
Kalau kulitmu mudah berjerawat, perhatikan label makeup. AAD menyarankan mencari salah satu tulisan ini: oil-free (bebas minyak), won't clog pores (tidak menyumbat pori), atau non-comedogenic (tidak memicu komedo). Sumber: AAD. Jerawat karena makeup (acne cosmetica) bisa muncul beberapa hari sampai 6 bulan setelah mulai memakai produknya, jadi hubungannya kadang sulit terlihat. Sumber: AAD.
Baru pertama kali mencoba cushion tertentu? Kamu bisa mulai pelan-pelan seperti di artikel Skincare Baru? Mulai Pelan-Pelan agar Kulit Tetap Nyaman.
Merapikan riasan (touch-up) di siang hari
Di luar ruangan, sunscreen perlu dipakai ulang setiap dua jam, dan segera setelah berenang atau berkeringat. Sumber: AAD, How to apply sunscreen. Saat membahas pelembap dan kosmetik yang mengandung SPF, AAD mengingatkan bahwa sunscreen tetap perlu dipakai ulang kira-kira setiap dua jam saat kamu di luar ruangan. Sumber: AAD, Sunscreen FAQs.
Jadi, kalau kamu berkeringat atau banyak beraktivitas di luar ruangan, jangan hanya mengandalkan touch-up cushion yang tipis. Cleveland Clinic menyebut sunscreen berbentuk bedak mineral (mineral powder sunscreen) praktis untuk dipakai ulang di atas makeup. Sumber: Cleveland Clinic.
Puff juga perlu dicuci
Saat kamu memakai cushion, puff menyentuh kulitmu. Karena itu, jaga kebersihannya. AAD menjelaskan bahwa kuas dan spons makeup yang kotor bisa menyebabkan jerawat, ruam, dan infeksi kulit. Sumber: AAD.
AAD tidak membahas puff cushion secara khusus. Tapi untuk spons makeup, dokter kulit AAD menyarankan membersihkannya setelah setiap pemakaian, dengan cara berikut: Sumber: AAD.
- Isi mangkuk dengan air hangat, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cair.
- Masukkan spons ke air sabun, lalu pijat spons selama 15 detik.
- Bilas di bawah air hangat yang mengalir sampai air bilasannya jernih.
- Peras airnya, lalu biarkan kering sendiri di atas tisu kertas yang bersih.
Ikuti juga petunjuk perawatan puff dari produsennya, kalau ada.
Kalau kamu memakai kuas makeup, AAD menyarankan mencucinya setiap 7–10 hari. Sumber: AAD, How to clean your makeup brushes.
Satu lagi: jangan berbagi makeup dengan orang lain, terutama makeup yang dipakai langsung ke kulit atau dipakai dengan kuas atau spons. Sumber: AAD. Menurut AAD, berbagi makeup, kuas, atau aplikator (alat untuk memakai makeup) juga bisa menularkan penyakit. Contohnya, mata merah yang menular (pink eye) atau luka lepuh di bibir (cold sore). Sumber: AAD.
Kapan cushion sebaiknya diganti?
Makeup tidak bisa dipakai selamanya. Seiring waktu, isinya bisa rusak, dan kuman bisa menumpuk di produk karena sering dipakai. Makeup yang sudah lama bisa memicu infeksi mata, jerawat, atau iritasi kulit. Sumber: AAD.
Cari simbol masa pakai setelah dibuka (Period After Opening) di kemasan: gambar wadah dengan tutup terbuka, disertai angka dan huruf "M". Angka itu menunjukkan berapa bulan produk sebaiknya dipakai setelah dibuka. Catat tanggal kamu pertama kali membuka produk. Sumber: AAD.
Menurut dokter kulit AAD, buang makeup yang: Sumber: AAD.
- teksturnya berubah, misalnya foundation (alas bedak) cair yang lapisannya terpisah;
- baunya tidak enak;
- warnanya berubah;
- terlihat kering dan pecah-pecah, atau justru terlalu encer;
- terasa berbeda di kulit.
Cara menyimpannya juga berpengaruh. Simpan makeup di tempat yang kering dan bersih, pada suhu ruangan, dan jauh dari sinar matahari langsung. Sumber: AAD. BANILA CO juga meminta Essence Skin Pink Cushion disimpan jauh dari jangkauan anak-anak dan sinar matahari langsung. Sumber: BANILA CO (situs resmi).
Malam hari: hapus makeup sebelum tidur
Untuk kulit yang mudah berjerawat, dokter kulit AAD menyarankan menghapus semua makeup, termasuk makeup mata, sebelum tidur. Pakai pembersih makeup yang oil-free, lalu cuci muka dengan pembersih yang lembut. Jangan menggosok wajah dengan keras, termasuk saat menghapus makeup. Sumber: AAD.
Kapan perlu berhenti dan bertanya ke dokter?
BANILA CO menuliskan peringatan berikut untuk Essence Skin Pink Cushion: Sumber: BANILA CO (situs resmi).
- Jika muncul bercak merah, bengkak, gatal, atau reaksi lain saat memakai produk, konsultasikan dengan dokter spesialis. Lakukan hal yang sama jika, setelah pemakaian, reaksi itu muncul karena kulit terkena sinar matahari langsung.
- Jangan dipakai di area kulit yang terluka.
Kalau kamu curiga makeup membuat kulitmu berjerawat atau iritasi, AAD menyarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Sumber: AAD.
Mau lihat pilihan cushion?
Kalau kamu sedang mencari cushion, kamu bisa melihat BANILA CO Essence Skin Pink Cushion SPF50+ PA+++ atau BANILA CO Covericious Ultimate White Cushion SPF38 PA++. Cek pilihan warna (shade) yang tersedia di halaman produk. Pilihan lainnya ada di koleksi Foundation / Cushion. Jangan lupa pasangkan dengan sunscreen dari koleksi Sunscreen.
Suka makeup bibir juga? Baca Pakai Lip Tint Setiap Hari? Begini Cara Merawat Bibirmu.
Pada akhirnya, cushion adalah teman makeup yang praktis, tapi bukan pengganti sunscreen. Pakai sunscreen dulu, tepuk cushion dengan lembut, jaga puff tetap bersih, dan ganti produk yang sudah berubah.
Baca juga:
- Sunscreen Gel, Krim, atau Stick? Cara Memilih dan Memakainya dengan Benar
- Double Cleansing Perlu Nggak? Kapan Pakai Cleansing Oil dan Sabun Cuci Muka
- Serum Dulu atau Sunscreen Dulu? Urutan Serum, Moisturizer, dan Sunscreen
Ditulis oleh Tim Fast K Beauty. Sumber diperiksa pada 5 Oktober 2026. Artikel ini memberikan edukasi umum, bukan diagnosis atau rencana pengobatan pribadi.



