Lewati ke konten
Beauty JournalStore login image
Makeup5 menit baca

Pakai Lip Tint Setiap Hari? Begini Cara Merawat Bibirmu

Suka pakai lip tint? Pelajari cara merawat bibir yang kering, melindunginya dari matahari, dan mengenali tanda iritasi dari produk bibir.

Tim Fast K Beauty
Ilustrasi kartun lip tint, lip balm, dan bibir pada latar pink solid

Lip tint (pewarna bibir) itu praktis untuk dipakai sehari-hari. Tapi kadang bibir tetap terasa kering atau mengelupas. Apakah itu artinya kamu harus berhenti memakai tint?

Tidak otomatis. Bibir kering punya banyak penyebab, dan ada cara sederhana untuk merawatnya. Yang penting: kalau sebuah tint membuat bibir perih atau panas, hentikan tint itu.

Jawaban singkatnya:

  • Rawat bibir dengan lip balm (pelembap bibir) yang tidak mengiritasi, beberapa kali sehari dan sebelum tidur.
  • Saat di luar, pakai lip balm yang tidak mengiritasi dengan SPF 30 atau lebih. Untuk bibir kering, pilih yang mengandung titanium oxide atau zinc oxide (atau keduanya), dan ulangi setiap 2 jam.
  • Jangan menjilat, menggigit, atau mengelupas bibir.
  • Kalau sebuah produk terasa perih, panas, atau menyengat di bibir, itu tanda iritasi. Hentikan produk tersebut.

Sumber: AAD, 7 dermatologists' tips for healing dry, chapped lips.

Kenapa bibir bisa terasa kering?

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), cuaca dingin dan kering, kerusakan akibat sinar matahari, dan kebiasaan sering menjilat bibir termasuk penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Sumber: AAD.

Saat bibir kering, menjilatnya terasa wajar, tapi justru bisa memperburuk keadaan. Saat air liur menguap, bibir menjadi lebih kering. Menggigit atau mengelupas kulit bibir juga membuatnya iritasi dan bisa menghambat penyembuhan. Kalau kamu sadar sedang menjilat bibir, oleskan lip balm yang tidak mengiritasi sebagai gantinya. Sumber: AAD.

Siapkan bibir sebelum memakai tint

  • Pakai lip balm secara rutin. AAD menyarankan lip balm (atau pelembap bibir) yang tidak mengiritasi, beberapa kali sehari dan sebelum tidur.
  • Bibir sangat kering atau pecah-pecah? Coba salep yang lebih tebal, seperti petroleum jelly putih. Menurut AAD, salep menahan air lebih lama daripada lilin atau minyak.
  • Cek bahan pelembapnya. Beberapa bahan yang disebut AAD dapat membantu bibir kering, misalnya petrolatum, shea butter, ceramide, dimethicone, dan mineral oil.
  • Pilih yang bebas pewangi. AAD juga menyarankan produk bebas pewangi (fragrance free).
  • Minum cukup air. Bibir pecah-pecah adalah bibir yang kering, jadi tetap jaga tubuh terhidrasi.

Sumber: AAD, 7 dermatologists' tips for healing dry, chapped lips.

Catatan kecil: kamu mungkin melihat tulisan hypoallergenic di kemasan. FDA (badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat) mengingatkan bahwa istilah ini tidak punya definisi resmi dari FDA, jadi jangan menganggap produknya pasti tidak bisa menimbulkan alergi. Sumber: FDA, Using Cosmetics Safely.

Cara memakai lip tint

Setiap tint punya cara pakai sendiri, jadi ikuti petunjuk pada kemasannya. Sebagai contoh, petunjuk resmi ROMAND The Juicy Lasting Tint terdiri dari tiga langkah:

  • Oleskan mulai dari bagian dalam bibir.
  • Baurkan ke arah luar sampai warnanya sesuai keinginanmu.
  • Baurkan dengan ringan untuk memunculkan kilapnya lebih cepat.

Sumber: rom&nd, The Juicy Lasting Tint.

Sebelum memakai lip product baru, kamu juga bisa membaca panduan cara mencoba produk baru dengan pelan-pelan.

Di luar ruangan, lindungi bibir dari matahari

Bibir juga butuh perlindungan matahari. AAD menyarankan mengoleskan lip balm yang tidak mengiritasi dengan SPF 30 atau lebih sebelum keluar rumah. Untuk bibir kering, pilih yang mengandung titanium oxide atau zinc oxide (atau keduanya), yaitu bahan pelindung matahari. Saat berada di luar, oleskan ulang setiap 2 jam. Sumber: AAD.

Apa itu SPF? SPF adalah angka perlindungan terhadap sinar UVB, yaitu sinar matahari yang menjadi penyebab utama kulit terbakar. Menurut AAD, SPF 30 menahan sekitar 97% sinar UVB. AAD juga menyarankan perlindungan broad-spectrum, yaitu terhadap sinar UVA dan UVB. Di halaman AAD tentang sunscreen, bahan mineralnya disebut titanium dioxide dan zinc oxide. Sumber: AAD, Sunscreen FAQs.

Menurut AAD, bibir yang kering dan pecah-pecah lebih mudah terbakar matahari, dan hal itu bisa memicu munculnya cold sore. Sumber: AAD. Rasa geli, gatal, atau terbakar di bibir atau hidung bisa menandakan cold sore akan muncul. Lepuh dan cairannya dapat menular, jadi jangan berbagi produk bibir dan hindari ciuman sampai lepuhnya kering sepenuhnya. Kalau kamu sendiri sedang mengalami cold sore, AAD menyarankan membuang lip balm dan kosmetik yang mungkin menyentuh lepuhnya untuk mencegah infeksi ulang. Sumber: AAD, Cold sores. Untuk perlindungan wajah, baca panduan urutan serum dan sunscreen kami.

Perih saat memakai produk bibir? Hentikan dulu

Banyak orang mengira rasa terbakar, perih, atau kesemutan berarti produknya sedang "bekerja". Menurut AAD, bukan begitu: itu tanda bibirmu teriritasi. Hentikan produk yang membuat bibir tidak nyaman. Sumber: AAD.

Saat bibir sedang pecah-pecah, AAD menyarankan berhenti dulu memakai produk bibir yang mengandung bahan berikut:

  • pewangi (fragrance)
  • perasa kayu manis, jeruk, mint, atau peppermint
  • menthol, camphor, dan eucalyptus
  • lanolin dan salicylic acid
  • bahan tabir surya octinoxate atau oxybenzone
  • phenol (fenol) atau phenyl, dan propyl gallate (propil galat)

Cek daftar bahan pada kemasan tint dan lip balm-mu. Sumber: AAD.

Jaga kebersihan produk bibirmu

FDA memberikan beberapa kiat sederhana agar kosmetik tetap aman dipakai:

  • Baca label, ikuti petunjuk, dan perhatikan peringatannya.
  • Cuci tangan sebelum memakai produk.
  • Jangan berbagi makeup dengan orang lain.
  • Jaga kemasan tetap bersih dan tertutup rapat, dan jauhkan dari suhu yang terlalu panas atau dingin.
  • Buang kosmetik jika warna atau baunya berubah.

Sumber: FDA, Using Cosmetics Safely. FDA juga menjelaskan bahwa mencelupkan jari ke produk menambah mikroorganisme seperti bakteri dan jamur, dan tempat lembap seperti kamar mandi bisa membuat mereka lebih mudah tumbuh. Sumber: FDA, Shelf Life and Expiration Dating of Cosmetics.

Kapan perlu ke dokter kulit?

Menurut AAD, perawatan di rumah biasanya dapat membantu bibir kering dan pecah-pecah membaik dalam 2–3 minggu. Jika tidak membaik, temui dokter kulit. Bibir kering juga bisa disebabkan oleh hal lain, seperti reaksi alergi, infeksi jamur (yeast), atau kondisi yang lebih serius. Salah satunya actinic cheilitis, kondisi prakanker (bukan kanker, tetapi perlu diperiksa dokter) yang membuat satu atau kedua bibir kering dan bersisik. Dokter kulit dapat mencari tahu penyebabnya. Sumber: AAD.

Ringkasnya

Rawat bibir dengan lip balm, lindungi dari matahari, dan perhatikan rasa di bibirmu. Kalau sebuah produk terasa perih atau panas, hentikan produk itu. Sumber: AAD. Ingin mencoba warna baru? Lihat ROMAND The Juicy Lasting Tint atau jelajahi katalog Fast K Beauty, lalu baca petunjuk dan daftar bahan setiap produk sebelum memilih.

Ditulis oleh Tim Fast K Beauty. Sumber diperiksa pada 2 Oktober 2026. Artikel ini memberikan edukasi umum, bukan diagnosis atau rencana pengobatan pribadi.

Produk di artikel ini

  • Romand The Juicy Lasting Tint 3,5gr | Ready in 35 Colors Natural Look Glossy Tahan Lama
    Pilihan lain
    ROMAND

    Romand The Juicy Lasting Tint 3,5gr | Ready in 35 Colors Natural Look Glossy Tahan Lama

    Harga sekarang Rp 149.000
    Harga normal Rp 338.00056% lebih hemat

    5,0(2)