Lewati ke konten
Beauty JournalStore login image
Skincare education7 menit baca

Retinol atau Retinal? Panduan Santai untuk Pemula

Bingung pilih retinol atau retinal? Kenali bedanya, siapa yang perlu menunda, cara mulai pelan-pelan, dan alasan sunscreen wajib keesokan paginya.

Tim Fast K Beauty
Ilustrasi kartun botol retinol dan retinal pada latar pink solid

Retinol ada di mana-mana: di rak skincare, di video rutinitas malam, sampai di obrolan grup teman. Lalu kamu menemukan nama lain yang mirip, yaitu retinal. Wajar kalau kamu bertanya: bedanya apa, mana yang lebih cocok, dan amankah dicoba kalau baru pertama kali?

Jawaban singkatnya:

  • Retinol dan retinal sama-sama keluarga vitamin A.
  • Di kulit, retinol diubah dulu menjadi retinal. Retinal lalu diubah menjadi bentuk aktifnya. Jadi, retinal berada satu langkah lebih dekat ke bentuk aktif.
  • Tapi itu belum berarti retinal lebih cocok untukmu. Dokter kulit yang dikutip AAD menyarankan mulai dari formula yang paling ringan.
  • Untuk pertama kali, jangan memilih hanya dari namanya. Saran kami: mulai dari satu produk saja dan ikuti petunjuk pemakaiannya. Mulai perlahan, lalu pakai sunscreen (tabir surya) keesokan paginya.

Sumber: Mukherjee dkk. (2006) dan AAD, Retinoid or retinol?

Satu keluarga: retinoid, retinol, dan retinal

Retinoid adalah sebutan umum untuk bahan turunan vitamin A yang dipakai pada kulit. Ada yang dijual bebas, ada juga yang hanya bisa didapat dengan resep dokter, misalnya tretinoin (retinoid resep dokter). Retinol termasuk retinoid yang dijual bebas. Bahan ini dipakai untuk membantu memperbaiki warna kulit yang tidak merata, noda, dan tekstur kulit. Sumber: AAD, Retinoid or retinol?

Kulit dapat mengubah retinol menjadi retinal (nama lainnya retinaldehyde). Setelah itu, retinal diubah menjadi asam retinoat, yaitu bentuk aktif yang bekerja pada sel kulit. Dalam ulasan penelitian tahun 2006, retinol dan retinal yang diteliti cenderung menimbulkan iritasi lebih ringan daripada tretinoin. Namun, setiap produk bisa terasa berbeda di kulitmu. Sumber: Mukherjee dkk., Clinical Interventions in Aging (2006).

Satu hal lagi: menurut AAD, di Amerika Serikat tidak ada aturan standar yang mewajibkan produk bebas (tanpa resep) mencantumkan berapa persen retinol di dalamnya. Jadi, tulisan "retinol" saja belum cukup untuk membandingkan kadar retinol dalam dua produk. Sumber: AAD, Retinoid or retinol?

Sebelum mulai, cek dulu kondisimu

Retinoid bukan untuk semua orang, dan itu tidak apa-apa.

  • Sedang hamil: jangan gunakan retinoid selama kehamilan. Sumber: AAD.
  • Sedang menyusui: bicarakan dulu dengan dokter sebelum memakai retinoid. Sumber: Cleveland Clinic.
  • Kulit kering atau mudah alergi: retinoid mungkin bukan pilihan yang tepat. Sumber: AAD.
  • Kulit sangat merah atau meradang: AAD menyarankan menghindari retinoid. Tanyakan pilihan lain kepada dokter kulit. Sumber: AAD.
  • Punya bekas luka jerawat sedang hingga berat? Atau jerawatmu berkaitan dengan haid atau perubahan hormon? AAD menyarankan bicara dengan dokter kulit sebelum mencoba retinoid sendiri. Sumber: AAD.

Retinoid bisa bermanfaat untuk semua warna kulit. Namun, pada kulit sawo matang hingga gelap, iritasi dapat memicu noda gelap (hiperpigmentasi). Mulai perlahan dan pakai pelembap untuk membantu mengurangi kemungkinan ini. Sumber: AAD, Retinoid or retinol?

Cara mulai pelan-pelan

Dokter kulit yang dikutip AAD menyarankan mulai dengan formula retinoid paling ringan, lalu menambah seberapa sering kamu memakainya sedikit demi sedikit. Sumber: AAD.

Berikut cara memakai retinol menurut Cleveland Clinic. Poin yang memakai sumber lain diberi tautannya sendiri. Sumber: Cleveland Clinic, Retinol.

  • Uji dulu di area kecil. Oleskan sedikit di satu area kecil. Jika setelah beberapa hari area itu sangat merah atau gatal, jangan lanjutkan. Jika tidak, kamu bisa mulai memakainya. Panduan lengkapnya ada di artikel cara mencoba skincare baru.
  • Pakai di malam hari. Cuci muka dengan pembersih lembut, lalu keringkan dengan cara ditepuk. Jangan digosok.
  • Sedikit saja. Kira-kira sebesar satu butir kacang polong, dioleskan tipis. Jangan sampai produk masuk ke mata, hidung, atau mulut.
  • Jangan langsung setiap malam. Cleveland Clinic menyarankan selang satu hari pada beberapa minggu pertama.
  • Lanjutkan dengan pelembap yang tidak menyumbat pori.
  • Cukup satu produk retinol dulu. Cleveland Clinic menyarankan memakai satu produk retinol saja dalam satu waktu.
  • Tunda dulu asam glikolat. Asam glikolat adalah salah satu jenis AHA, yaitu asam yang membantu mengangkat sel kulit mati. Saat baru mulai, Cleveland Clinic menyarankan sebaiknya tidak memakainya bersamaan dengan retinol. Dengan lebih sedikit bahan aktif, kamu lebih mudah tahu bahan mana yang membuat kulit iritasi. Sumber: Cleveland Clinic, Glycolic acid.
  • Istirahat dulu jika kulit sedang terbakar matahari, luka, atau iritasi.

Jika retinoid membuat kulitmu terlalu kering, AAD memberi pilihan lain: pakai pelembap yang tidak menyumbat pori setelah mencuci muka, tunggu 20–30 menit, lalu pakai retinoid. Sumber: AAD, Skin care in your 20s.

Contoh: petunjuk resmi produk CELIMAX

Petunjuk dari produsen tetap jadi pegangan utama. Sebagai contoh, berikut ringkasan petunjuk resmi CELIMAX untuk The Vita-A Retinol Shot Tightening Serum dan The Vita-A Retinal Shot Tightening Booster. Ini bukan daftar lengkap, jadi baca juga kemasannya.

  • Kapan dipakai: produsen menyarankan malam hari, karena bahan ini tidak tahan cahaya dan panas. Jika dipakai pagi, sunscreen wajib. Sumber: CELIMAX Korea (retinol), CELIMAX Korea (retinal).
  • Seberapa sering: pada dua minggu pertama, pakai paling sering selang satu malam. Meski kulit tidak bereaksi, jangan menambah jumlah atau frekuensinya dalam dua minggu ini. Sumber: CELIMAX (retinol), CELIMAX (retinal), CELIMAX Korea.
  • Sesuai jenis kulit: situs resmi CELIMAX Korea menyarankan kulit kering atau sensitif cukup 1–2 malam per minggu, sedangkan kulit kombinasi, berminyak, atau mudah berjerawat 3–4 malam per minggu. Menurut situs global CELIMAX, setelah kulit benar-benar terbiasa, produk boleh dipakai setiap malam. Sumber: CELIMAX Korea, CELIMAX. Saran kami: jika angka-angka ini berbeda untukmu, ikuti yang paling jarang, dan tambah frekuensi hanya jika kulit terasa nyaman.
  • Jumlah: awalnya oleskan sedikit saja pada area yang ingin dirawat. Setelah kulit terbiasa, boleh dioleskan ke seluruh wajah. Hindari area sekitar mata. Sumber: CELIMAX, CELIMAX Korea (retinal), CELIMAX Korea (retinol).
  • Jika iritasi: kurangi jumlah dan frekuensinya, lalu pakai pelembap yang menenangkan. Jika kemerahan atau rasa panas tetap ada selama beberapa hari meski sudah memakai pelembap, hentikan pemakaian. Sumber: CELIMAX, CELIMAX Korea.
  • Perlu ekstra hati-hati: kulit yang mudah memerah, jerawat meradang yang sedang aktif, kulit yang baru menjalani laser atau peeling (pengelupasan kulit di klinik), dan kulit sangat kering yang mudah mengelupas. Produsen menyarankan menenangkan kulit dulu, lalu mencoba jumlah yang sangat sedikit pada hari pertama pemakaian. Setelah laser, produsen menyarankan tidak langsung memakai produk. Tunggu 3–4 hari, lalu coba sedikit sambil memantau kondisi kulitmu. Jangan dipakai pada kulit yang luka. Sumber: CELIMAX Korea (retinol), CELIMAX Korea (retinal).
  • Jangan dicampur: jangan dipakai bersamaan dengan produk vitamin C kadar tinggi, scrub, atau produk pengangkat sel kulit mati. Jika tetap ingin memakai produk tersebut, gunakan selang-seling hari. Sumber: CELIMAX Korea, CELIMAX Korea (retinal).
  • Hamil dan menyusui: produsen tidak menyarankan pemakaian. Sumber: CELIMAX Korea.
  • Keesokan paginya: pakai sunscreen. Sumber: CELIMAX.

Paginya, sunscreen jadi sahabat

Retinoid dapat membuat kulit lebih mudah terbakar matahari. Karena itu, retinoid dipakai pada malam hari. Paginya, pakai sunscreen yang bertuliskan broad-spectrum (melindungi dari sinar UVA dan UVB) dengan SPF 30 atau lebih. Saat di luar, cari tempat teduh dan pakai topi atau pakaian yang menutup kulit. Sumber: AAD, Retinoid or retinol? AAD, Sunscreen FAQs.

Bingung urutan pagi hari? Lihat panduan urutan serum dan sunscreen kami.

"Kok kulitku malah begini?"

Pada awal memakai retinol, kulit bisa terasa kering, mengelupas, kemerahan, gatal, atau perih. Menurut Cleveland Clinic, efek ini biasanya sementara dan berkurang setelah kulit terbiasa. Perubahan pada kulit juga bisa butuh beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk terlihat. Sumber: Cleveland Clinic, Retinol.

Meski begitu, jangan memaksakan diri. Ikuti petunjuk produkmu saat kulit iritasi. Jika reaksinya berat, hentikan pemakaian dan hubungi dokter. Jika setelah beberapa bulan belum terlihat perubahan, bicarakan langkah berikutnya dengan dokter. Sumber: Cleveland Clinic, Retinol. Ingat juga, pada kulit yang lebih gelap, iritasi dapat memicu noda gelap. Sumber: AAD.

Tips kecil agar produkmu tetap terjaga

Retinol mudah rusak saat terkena cahaya dan udara. Sumber: Mukherjee dkk. (2006). Jadi, tutup kemasan rapat setelah dipakai, simpan sesuai petunjuk pada label, dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

Jadi, retinol atau retinal?

Untuk pertama kali, jangan memilih hanya dari nama bahannya. Saran kami: mulai dari satu produk saja dan ikuti petunjuknya. Pakai sedikit, mulai perlahan, dan gunakan sunscreen. Sumber: Cleveland Clinic, Retinol. Kalau kamu ingin mengatasi jerawat atau masalah kulit tertentu, dokter kulit bisa membantu memilih langkah yang sesuai. Sumber: AAD.

Ingin melihat pilihannya? Lihat produk retinol dan retinal CELIMAX di atas, atau jelajahi katalog Fast K Beauty. Baca petunjuk pemakaian setiap produk sebelum memilih.

Ditulis oleh Tim Fast K Beauty. Sumber diperiksa pada 2 Oktober 2026. Artikel ini memberikan edukasi umum, bukan diagnosis atau rencana pengobatan pribadi.

Produk di artikel ini

  • CELIMAX THE VITA-A RETINOL SHOT TIGHTENING SERUM 30ML
    CELIMAX

    CELIMAX THE VITA-A RETINOL SHOT TIGHTENING SERUM 30ML

    Harga sekarang Rp 220.000
    Harga normal Rp 438.00050% lebih hemat

  • CELIMAX The Vita-A Retinal Shot Tightening Booster 15ml
    Pilihan lain
    CELIMAX

    CELIMAX The Vita-A Retinal Shot Tightening Booster 15ml

    Harga sekarang Rp 220.000
    Harga normal Rp 438.00050% lebih hemat

    5,0(1)